Pilihan Hidup Ada Di Tanganmu


"Life is Choice" begitulah guru saya mengatakannya. Saya masih bingung ketika beliau hendak mengatakan hal tersebut, kenapa bingung?? yapz, karena dalam benak saya hidup itu adalah membahagiakan orang tua, tak ada pilihan lain sepertinya. Kemudian beliau melanjutkan, "Dalam hidup kita bisa memilih dan menentukan apapun semau kita, bahkan dengan kita tidak memilih satupun pilihan-pilihan hidup, itu berarti kita sudah menentukan pilihan".

Pada kata-kata ini saya mulai tersentak dan sadar, berarti saya pun telah menentukan pilihan dalam hidup saya dan pilihan itu adalah "membahagiakan kedua orang tua saya". Kemudian beliau mengatakan, "Setiap pilihan yang kita tentukan ada jalan dan resikonya masing-masing, sesuai dengan apa yang kita tuju. Sekali lagi saya katakan, ketika anda pun memutuskan tidak memilih, itu adalah sebuah pilihan yang juga beresiko". Subhanallah..!! berhenti dikalimat ini saya langsung benar-benar tersadar. Saya sadar akan pilihan hidup yang Allah SWT berikan yaitu Surga dan Neraka, jalan yang harus kita tempuh serta resiko yang ada di dalamnya.

Ketika kita hendak memilih jalan Neraka maka jalan yang harus kita tempuh adalah kenikmatan duniawi dengan segala tipu dayanya. Kita akan senang mabuk-mabukan, kita akan senang berzina, kita akan senang makan uang hasil korupsi dan banyak lagi. Resiko dari pilihan kita tersebut adalah mendapatkan banyak sekali azab dari Allah SWT baik itu di dunia ataupun di akhirat kelak, dan tujuan kita yakni Neraka Jahannam sudah siap menanti.

Ketika kita hendak memilih jalan Surga, maka ketaatan yang yang harus dipelihara, kedekatan pada Allah SWT harus dijaga, serta ketakwaan harus selalu ditingkatkan. Resiko dari Surga adalah taat, dimana dan takwa ini butuh perjuangan yang dahsyat, butuh keistiqomahan yang kuat, serta butuh peningkatan yang berkesinambungan. Ketika kita mampu memperjuangkannya, insyaallah rahmat dari Allah di dunia serta kelak Surga akan diberikan kepada-Nya.

Allah Swt berfirman:

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan sendagurau belaka, dan sungguh kampung akhirat iti lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kalian memahaminya?"

(QS. Al An’am 32)

Berani menentukan pilihan berarti berani melewati jalan yang harus dilewati, serta harus berani menghadapi segala resiko yang akan kita hadapi. Jadilah seorang yang berani menentukan pilihan untuk keridhoan Allah AWT, karena jika Allah ridho, maka segala dunia beserta isinya serta akhirat akan diberikan oleh Sang Maha Besar.

Salam,
Moch Fidrian
yang selalu PengenBerilmu

Follow Twitter saya @MochFidrian
Mau beli buku bermanfaat?? follow twitter @pengen_berilmu